Jamur pada mobil adalah hal yang paling umum dan merupakan salah satu “penyakit” pada mobil yang kalo boleh dibilang mungkin hampir semua pemilik mobil akan mengalaminya. Sebelum kita belajar sendiri cara menghilangkan jamur pada mobil, mari kita mengenal sedikit apa itu jamur pada mobil dan bagaimana jamur itu terbentuk.

Apa itu jamur mobil atau water spots?

Sepertli istilahnya water spost atau noda air, jamur itu terbentuk karena air yang mengering. Karena di dalam air terdapat mineral yang tidak dapat menguap, maka setelah air mengering (menguap) kandungan mineral di air tersebut akan tertinggal dan menempel di permukaan cat, kaca, chrome dan semua bagian mobil tanpa terkecuali plastik.

Kandungan mineral dalam air ini berbeda-beda kadarnya, ada yang berat atau ringan(sedikit), ini semua tergantung dengan lokasi dan geography suatu daerah. Daerah yang biasanya dekat dengan laut cenderung memiliki mineral yang berat, sehingga seringkali jamur akan lebih tebal.

Nah jamur akan ini apabila di-diamkan akan semakin meresap ke dalam pernis atau bahkan menembus ke dalam cat, di karenakan mineral akan semakin mengeras apabila terkena paparan sinar matahari. amur yang sudah mengeras atau terlalu tidak akan bisa hilang dengan hanya mencuci dengan sabun. Selain itu semakin lama nodanya akan semakin jelas, terutama di permukaan cat yang berwarna gelap dan juga kaca mobil.

Bagaimana cara mencegah mobil terkena jamur?

Caranya sebenarnya cukup simple yaitu cukup dengan membersihkan air yang yang menempel pada mobil dengan lap atau kain micro fiber sampai kering. Ini adalah cara yang paling efektif menangkal jamur.

Namun Simpel dan mudah disini adalah pada teorinya namun pada kenyataannya sulit dilakukan, selain harus konsisten mengecek permukaan mobil anda juga harus selalu menyiapkan lap kering, yang sering kali ini menjadi kendala terutama untuk anda yang sibuk.

Nah selain cara diatas ada beberapa cara lainnya untuk mencegah atau setidaknya dapat memberikan waktu lebih lama sebelum mineral tersebut menempel pada permukaan mobil anda, Yaitu :

1. Cuci mobil dengan rutin.

Mobil perlu di cuci setidaknya 2 minggu sekali, walaupun jarang di pakai. Idealnya adalah 1 minggu sekali untuk mobil operasional yang sehari-hari dipakai.

Dengan mencuci mobil secara rutin akan mencegah mineral mengeras. Yang perlu diingat adalah selalu untuk mengeringkan mobil secara sempurna setetlah di cuci. Sangat disarankan untuk mengeeringkan dengan menggunkan lap micro fiber untuk finishing.

2. Berikan wax pada mobil setidaknya 2 bulan sekali

Disarankan minimal 1 bulan sekali atau apabila langganan car wash anda menawarkan jasa wax tidak ada salahnya setiap habis di cuci mobil diberikan lapisan wax. Mobil yang sering di wax akan memberikan lapisan ekstra perlidungan bukan hanya dari jamur namun dari oksidasi yang menyebabkan car kusam.

Wax akan menyulitkan air untuk menempel pada permukaan cat karena hampir semua produk wax itu memiliki efek water beading atau efek daun talas yang menyulitkan butir2-butir air menempel. Dimana no water = no water spots.

3. Ceramic Coating.

Coating mobil memiliki efek yang kurang lebih sama dengan wax, namun dengan beberapa kelebihannya yaitu, coating memiliki daya tahan bisa sampai 100 kali lebih kuat dari wax dikarenakan bahan dasarnya adalah ceramic yang seperti kaca dan lebih keras dibandingkan dengan wax yang berbahan dasar lilin atau minyak yang lebih cepat hilang oleh air atau pada proses pencucian mobil.

Kelebihan coating lainnya adalah, dikarenakan bahannya keras makan coating juga dapat melindungi cat dari baret-baret halus yang menyebabakan swirls atau sarang laba-laba. Karena ini lah coating lebih mahal dari wax, selain kelebihannya. Coating mobil memerlukan tenaga ahli untuk peng-aplikasiannya